Putus Penyebaran Covid-19 Siswa Siap di vaksin

KIR4, Jakarta – Kelurahan Rorotan bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan Cilincing menyelenggarakan vaksinasi usia 12-17 tahun bagi siswa di SMK Negeri 4 Jakarta Kamis, (08/7.2021).

Program vaksinasi ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19 yang semakin tinggi di DKI Jakarta. Sebelum kegiatan di mulai sudah banyak persiapan yang dilakukan baik dari sarana mupun bantuan dari warga SMKN 4 Jakarta. Lurah Kelurahan Rorotan Bapak Idham Mugabe, S.IP mengatakan proses vaksinasi dapat mempercepat  vaksin di warga Rorotan dan bagi peserta didik dengan sasaran usia 12 hingga 17 tahun. Vaksin yang digunakan dalam vaksinasi ini berjenis Sinovac.

Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Jakarta Bapak Dr. Rianto Ritonga, M.M mengharapkan jika seluruh siswa SMK Negeri 4 Jakarta sudah di vaksin pertama Kasus terdampak COVID-19 akan semakin berkurang, kedua Pembelajaran Tatap Muka Langsung Terbatas di sekolah bisa dilaksanakan, ketiga Guru maupun siswa tidak perlu khawatir yang berlebihan lagi karena sudah sama-sama di Vaksin.

Dengan jumlah yang begitu banyak terutama bagi siswa SMKN 4 Jakarta, pihak sekolah membuat alur proses vaksin hingga membuat jadwal per sesi sesuai kedatangan siswa sesuai berdasarkan kelas/jurusan.  Prokes yang diterapkan di SMKN 4 jakarta begitu ketat dan didampingi oleh satgas Covid.

Siswa penerima vaksin wajib membawa dokumen seperti fotokopi KTP, fotokopi KK dan alat tulis. ”Kegiatan vaksin selama satu hari ini berharap bisa lancar dan siswa yang datang untuk vaksin dalam keadaan sehat,” ujar Bapak Abdul Rakhman saat ditemui di ruang skrining.

Siswa yang menerima vaksinasi dan memasuki lingkungan sekolah wajib mematuhi prokes yang telah ditentukan dan mengetahui alur proses vaksin dengan baik dengan dibantu oleh petugas yang menjaga di tempat tersebut. Adapun saat pelaksanaan layanan vaksinasi, nantinya para penerima vaksin harus melewati 4 meja. Alur 4 meja ini sebagaimana tercantum dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor hk.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Meja Pertama (Pendaftaran)

Untuk melakukan pendaftaran dan verifikasi data. Secara lebih rinci pelayanan di meja pertama yakni: Petugas memanggil sasaran penerima vaksinasi ke meja 1 sesuai dengan nomor urutan kedatangan.

Meja Kedua (Skrining)

Untuk melakukan cek suhu tubuh, teknan darahdan pemeriksaan kesehatan. Nantinya berdasarkan data yang diinput akan keluar rekomendasi hasil apakah sasaran penerima bisa lanjut vaksinasi atau tidak atau harus ditunda.

Meja Ketiga

Petugas memberikan vaksinasi sesuai prinsip penyuntikan aman dilanjutkan dengan Petugas mengecek kembali nama siswa, NIK, nama vaksin dan nomor urut vaksin pada sebuah memo.

Meja Keempat

Petugas mempersilahkan siswa untuk menunggu 30 menit sebagai antisipasi bila ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). KIPI bisa diartikan sebagai setiap kejadian medis yang tidak diinginkan, terjadi setelah pemberian imunisasi, dan belum tentu memiliki hubungan kausalitas dengan vaksin. Nantinya penerima vaksin diberikan kartu vaksinasi. Kartu vaksinasi berupa manual dan atau elektronik.

Petugas Kesehatan Bapak dokter Fredi dan Ibu Suci yang bertugas di Puskesmas Kecamatan Cilincing mengatakan vaksin yang diterima oleh siswa berjenis Sinovac. Jika ada vaksin yang kedua harus menunggu sampi 28 hari. Manfaat setelah di vaksin agar siswa tersebut membentuk daya tahan tubuh yang kuat dan memutus penyebaran covid. Sarana dan prasarana yang ada di SMK Negeri 4 Jakarta pun cukup memadai dan lengkap.

“Setelah di vaksin alhamdulilah tidak terjadi efek samping yang dirasakan,” ujar salah satu siswa SMKN 4 Jakarta jurusan Mekatronika. Petugas vaksin pun begitu ramah dan memberikan arahan sesuai intruksi yang sesuai.

Tinggalkan Balasan

X