Rakor Link And Match SMK Bidang Seni Dan Industri Kreatif Dengan DUDI

Dalam upaya pemenuhan kebutuhan kompetensi peserta didik oleh sekolah yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja (Industri) pada masa yang akan datang, SMK Negeri 4 Jakarta mengirimkan dua utusannya, Bapak Abdul Basit, M.Pd ( Waka Hubungan Industri) dan Ibu Erni Asmarayani, M.Pd ( Kaprog. DITF) untuk mengikuti Rakor Link and Match SMK Bidang Seni dan Industri Kreatif dengan DUDI yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya. Rakor yang berlangsung dari tanggal 9 sampai dengan 11 Juni 2021 lalu di Hotel Ciputra Jakarta dihadiri oleh sebanyak 184 peserta utusan dari SMK-SMK Bidang Seni dan Budaya dari berbagai daerah di Indonesia dan juga perwakilan dari Dunia Usaha dan Industri.

Ada beberapa hal penting yang menjadi pokok pembahasan pada Rakor Link and Match ini. Diantaranya adalah penjelasan tentang kebijakan Link and Match SMK dengan DUDI, penjelasan mengenai peran BBPPMPV dalam Link and Match SMK dengan DUDI, penjelasan mengenai kebijakan Super  Tax Deduction untuk Industri, sharing Best Practice Program Link and Match SMK dengan DUDI, Identifikasi permasalahan Kerjasama antara Dudi dengan SMK dan lain-lainnya.

Diantara pembahasan yang sangat menarik perhatian para peserta rakor adalah terkait Kebijakan Super Tax Deduction. Melalui kebijakan ini pemerintah mendorong Industri untuk melakukan kegiatan vokasi dan sebagai imbalannya mereka mendapatkan insentif dalam bentuk Tax Deduction (Pengurangan Pajak).

SMK Negeri 4 Jakarta yang merupakan salah satu SMK Pusat Keunggalan (SMK-PK) diwilayah DKI Jakarta sangat mengapresiasi kegiatan Rakor Link and Match ini dengan harapan semakin membuka peluang bagi pihak sekolah untuk menjalin Kerjasama dengan DUDI sehingga bisa melahirkan peserta didik yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja (DUDI).

Tinggalkan Balasan

X