Beranda » Kabar SMK » Berita » Kegiatan siswa » kajian Islam bulanan, Pemuda Dalam Menghadapi Akhir Zaman

kajian Islam bulanan, Pemuda Dalam Menghadapi Akhir Zaman

KIR 4, Jakarta – Kali ini, ikhwan dan akhwat SMK Negeri 4 Jakarta mengikuti kegiatan kajian Islam bulanan pada Jumat, 30 Agustus 2019 berlokasi di Masjid SMK Negeri 4 Jakarta. Kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi rohis dan keputrian SMK Negeri 4 Jakarta diikuti oleh ikhwan dan akwat kelas dari X, XI dan para guru. Kegiatan kajian Islam diselenggarakan agar mendapatkan ridho dari Allah Subhanahu Wata’ala,  dengan menanamkan sikap Ukhuwah Islamiyah. Selain itu, kegiatan tersebut untuk memupuk keimanan dan ketaqwaan ikhwan dan akhwat SMK Negeri 4 Jakarta dan juga untuk belajar menjadi pemuda yang berperilaku sesuai Al-Quran dan As-Sunnah, serta untuk mempererat tali silaturahmi antar rohis dan siswa SMK Negeri 4 Jakarta.

Acara berlangsung pada pukul 06.30 – 10.00 WIB. Penceramah kajian Islam adalah Ustadz Abu Najwa Hafidzahullah Lc . Sep Sarip dari kelas X – Teknik Komputer Jaringan dan Sofyan dari kelas XII – Teknik Permesinan B sebagai pembawa acara dalam kegiatan tersebut. Judul dalam kajian kali ini ”Pemuda Dalam Menghadapi Akhir Zaman” yang disampaikan oleh Ustadz Abu Najwa Hafidzahullah Lc . Sebelum kegiatan kajian dimulai, pembacaan ayat suci Al-Quran oleh ananda Suherman dari kelas XI TITL-B. “ Kegiatan ini berharap bisa mengubah perilaku terutama akhlak siswa-siswi di SMKN 4 lebih baik lagi dan ilmu yang didapat oleh penceramah bisa diamalkan di kehidupan sehari-hari” ujar Bapak Taukhid selaku pembina Rohis. Sekitar pukul 08.00 WIB, Ustadz Abu Najwa menyampaikan materi yang berjudul ”Pemuda Dalam Menghadapi Akhir Zaman”. Berikut kutipan materi yang disampaikan oleh beliau  Sebagai pemuda kita harus mencontohkan sifat” para sahabat terdahulu , sebab banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil dari nya. Dari adab kita belajar, menuntut ilmu, berbakti kepada orang tua, hormat terhadap guru, dan bersikap santun terhadap siapa pun. Tata cara wudhu dan sholat sesuai tuntunan nabi, yang menjadikan siswa menjadi lebih tambah pengetahuan dan dapat mempraktikan dalam sehari”. Beliau juga mengutip keutamaan keutamaan membaca Alquran , baik itu amalan nya serta pahala yang didapat.

Acara dilanjutkan dengan sesi pertanyaan bagi ikhwan dan akhwat yang ingin bertanya.  Salah satu siswa pun memberikan pertanyaan kepada Ustadz “Apa yang harus kita lakukan jika ada salah satu ustadz yang berbeda pendapat dalam berdakwah”?

Jawaban ustadz : sebagai penuntun ilmu tugas kita adalah belajar , karena memang perbedaan adalah suatu hal yang wajar dalam pendakwahan, namun sikap kita ialah melihat siapa yang paling benar, yang isinya berlandaskan dengan alquran dan sunnah, itu yang harus kita ikuti. Kegiatan kajian berakhir ditutup dengan doa. (Rizky A)

Tinggalkan Balasan

X